Rabu, 02 Januari 2013

Pelatihan AL Iran

Iran lakukan pelatihan AL di Selat Hormuz

Rabu, 26 Desember 2012 03:17 WIB | 3380 Views

 ilustrasi Personil militer mengibarkan bendera di atas kapal selam saat latihan perang Velayat-90 oleh Angkatan Laut Iran di Selat Hormuz, Iran selatan. (REUTERS/IIPA/Ali Mohammadi)

Kami akan menghormati perbatasan maritim tetangga-tetangga kami, dan melakukan manuver-manuver didasarkan pada hukum internasional,"  



Teheran (ANTARA News) - Iran akan menyelenggarakan pelatihan angkatan laut enam hari di Selat Hormuz, Teluk Persia, akhir pekan ini untuk menunjukkan "kemampuan"nya, kata perwira penting angkatan lautnya Selasa.

Pelatihan itu bersandi "Velayat 91" akan meliputi daerah yang termasuk selat itu, Laut Oman dan bagian-bagian dari Samudra India, kata Laksamana Habibollah Sayari dalam pernyataan yang disiarkan kentor berita ISNA.

Kapal-kapal perang, kapal selam akan digunakan dan diuji dalam pelatihan yang menurut rencana akan dimulai 28 Desember, katanya.

"Kami akan menghormati perbatasan maritim tetangga-tetangga kami, dan melakukan manuver-manuver didasarkan pada hukum internasional," kata Sayari.

Iran bertujuan untuk meunjukkan kemampuan pertahanan angkatan laut dengan melakukan pelatihan ini, dan mengirim pesan perdamaian dan persahabatan kepada negara-negara kawasan itu."

Iran sering melakukan uji coba rudal dan manuver untuk menegaskan kekuataan militernya dan berulang-ulang mengancam akan menutup Selat Hormuz bagi lalu lintas kapal-kapal tangki seandainya negara itu diserang.

Selat itu adalah jalur pelayaran yang sempit di pintu masuk ke Teluk di mana sepertiga dari perdaganan minyak dunia melewati selat itu.

Amerika Serikat memperingatkan Iran bahwa setiap usaha untuk menutup selat itu akan dianggap sebagai satu "garis merah"-- landasan bagi serangan militer AS.

Angkatan laut Iran, dengan 17.000 personil, bertugas untuk mempertahankan kepentingan-kepentingan Iran di Samudra India dan tempat lain. Pasukan lepas pantainya enam pergat kecil dan perusak, dan tiga kapal selam klas Kilo buatan Rusia.

Satuan angkatan laut dari pasukan elit Pengawal Revolusi bertugas mempertahankan perairan Iran di Teluk itu.

Iran secara reguler mengecam kehadiran pasukan asing termasuk AS, khususnya yang digelar di Teluk. Iran mengatakan keamanan kawasan itu harus dijamin oleh negara-negara kawasan itu."

Sejumlah monarki Arab di Teluk khawatir apa yang mereka anggap sebagai ambisi wilayah Republik Islam itu, yang sering menegaskan bahwa menurut sejarah Persia perairan itu adalah milik Iran, demikian AFP
 

Israel rekrut remaja untuk perang cyber dengan Iran

Israel menyiapkan pasukan perang cyber dan intelijen yang terdiri dari remaja usia 16-18 tahun.

Pemerintah Israel pada Senin meresmikan program tersebut yang alasannya adalah karena meningkatnya ancaman cyber dari Iran.

Seperti dilaporkan kantor berita Xinhua, perdana menteri Benjamin Netanyahu meresmikan program itu di Ashkelon.

"Sistem-sistem penting kita adalah sasaran serangan, dan kemungkinan ini semakin besar di era digital. Kita memperkuat kemampuan kita menghadapi ancaman ini dan kita sekarang sedang membangun kubah besi digital," kata Netanyahu. Kubah besi digital yang dia maksud adalah sistem pertahanan rudal milik Angkatan Udara Israel.

Biro Cyber Nasional Israel (INCB), instansi yang dibentuk Netanyahu tahun lalu menjaring siswa-siswa pintar di SMA dari kalangan kurang mampu untuk dididik kemahiran komputer dan cibernetika.

Keamanan dunia maya menjadi prioritas nasional Israel sejak beberapa tahun terakhir.
Dinas rahasia Israel, Shin Bet, bulan lalu mengungkapkan unit cyber mereka telah menggagalkan beberapa serangan komputer Iran terhadap jaringan-jaringan strategis mereka.
Karena kekurangan sumber daya manusia, militer Israel konon merekrut hackers Yahudi dari seluruh dunia untuk menjadi spesialis perang cyber. Koran Yediot Aharonot mengemukakan para hacker itu dibujuk untuk pindah ke Israel dan mendapatkan gaji besar serta posisi bagus di perusahaan swasta.

Unit elit intelejen militer bernama 8200 pekan lalu mengadakan lokakarya tiga hari untuk menjaring puluhan siswa berbakat tingkat SMA.
Mereka disebut Perdana Menteri Netanyahu sebagai " masa depan buru sergap Israel."

Iran uji coba rudal dan torpedo

Selasa, 1 Januari 2013 10:49 WIB | 3237 Views

Foto dokumentasi peluncuran misil darat-ke-laut jarak jauh bernama Qader (Kuasa) awal tahun lalu(REUTERS/Jamejamonline/Ebrahim Norouzi/Handout)

Teheran (ANTARA News) - Angkatan Laut Iran "berhasil" melakukan penembakan rudal jarak dekat dan menengah serta torpedo  dalam pelatihan Angkatan Laut  pada Senin (31/12).

Pada hari keempat pelatihan Angkatan Laut besar-besaran selama enam hari --yang diberi nama Velayat 91, atau Pengawal 91 dan dimulai pada Jumat (28/12) di perairan Iran selatan-- Angkatan Laut "berhasil" melakukan uji-coba penembakan versi mutakhir rudal buatan dalam negeri permukaan-ke-udara, Ra`d (Petir), demikian laporan Press TV, Senin, dengan mengutip keterangan seorang pejabat.

Juru Bicara pelatihan itu, Laksamana Muda Amir Rastegari, mengatakan versi terdahulu rudal Ra`d telah diubah oleh para ahli Angkatan Laut Iran dan dipasang di kapal perang.

Versi baru rudal Ra`d dapat menjangkau sasaran udara jarak-menengah, kata Rastegari pada Jumat.

Angkatan Laut Iran juga "berhasil" meluncurkan rudal jelajah jarak-dekat aslinya, yang diberi nama Nasr (Kemenangan), pada hari keempat pelatihan besar militer itu, kata Press TV.

Rudal jelajah Nasr, yang dapat menghancurkan kapal dengan bobot sampai 3.000 ton, dapat diluncurkan dari pangkalan di darat dan kapal militer di lepas pantai, kata Menteri Pertahanan Iran Ahmad Vahidi sebagaimana dikutip.

Vahidi kembali mengatakan kemampuan baru akan ditambahkan pada rudal itu dalam waktu dekat sehingga rudal tersebut juga dapat diluncurkan dari helikopter dan kapal selam, demikian laporan Xinhua.

Selain itu, Angkatan Laut Iran juga menembakkan torpedo baru yang mengenai dan menghancurkan sasaran selama hari keempat pelatihan Angkatan Lautnya, kata Press TV.

Rastegari mengatakan, "setelah keberhasilan sistem pertahanan pantai" dan mundurnya kapal musuh, kapal sub-permukaan Iran menyergap "pasukan musuh dan menghancurkan mereka dengan torpedo canggih".

Ia mengatakan satuan permukaan Iran "memburu kapal musuh sambil melancarkan serangan rudal berat terhadap pasukan musuh", kata laporan tersebut.

Sementara itu, satuan Angkatan Laut Iran pada Senin melakukan pelatihan penembakan-jatuh pesawat musuh, terutama Kendaraan Udara Tak berawak (UAV), selama pelatihan di perairan di bagian selatan negeri tersebut.

"Hari ini, pesawat tak berawak musuh menghadapi serangan sengit pasukan Angkatan Laut (Iran), yang gagah berani di laut dan pantai, sebelum mereka dapat memasuki posisi tentara sahabat dan akhirnya mereka diserang dan dihancurkan oleh rudal Misaq --yang ditembakkan dengan peluncur yang dipanggul," kata Rastegari sebagaimana dikutip.

Rastegari juga mengatakan pesawat tak berawak tempur dan pengintai sahabat juga menerobos posisi pasukan musuh dalam misi terpisah dan menyerang kapal mereka setelah mengumpulkan keterangan intelijen dalam misi pengintaian mereka, demikian laporan kantor berita Fars.

Pada Minggu, Komandan Satuan Penerbangan Angkatan Laut Iran, Laksamana Muda Alireza Nayyeri, mengatakan Angkatan Laut Iran telah mendorong dan meningkatkan kemampuan UAV buatan dalam negerinya.

Pelatihan Angkatan Laut oleh Republik Islam itu dilakukan di Selat Hormuz, Laut Oman, bagian utara Samudra Hindia, Teluk Aden dan Selat Bab-el-Mandeb.

Iran latihan perang siber

Senin, 31 Desember 2012 19:38 WIB | 1876 Views


Teheran (ANTARA News) - Pasukan Iran Iranian melancarkan apa yang mereka sebut taktik perang siber yang pertama kalinya bagi unit Angkatan Laut Republik Islam Iran yang bermanuver di Selat Hormuz, demikian laporan media seperti dikutip AFP, Senin.

Angkatan Laut telah melancarkan serangan siber melawan jejaring komputer dari kekuatan defensif dalam rangka menginfiltrasi jejaring itu dan meretas informasi atau menyebarkan virus, lapor harian Iran berbahasa Inggris, mengutip Laksamana Madya Amir Rastegari.

Rastegari mengatakan serangan siber itu sukses dideteksi dan diblokir.

Dalam tiga tahun terakhir, fasilitas-fasilitan industri Iran termasuk minyak dan situs nuklirnya, demikian pula jejaring komunikasi dan sistem perbankan, dihajar serangan siber yang dituduh Iran dilakukan Amerika Serikat dan Israel.

Teheran mengungkapkan mereka telah mengembangkan unit siber sipil dan militer untuk menjawab serangan siber dari luar.

Selama pekan lalu, Angkatan Laut Garda Revolusi terlibat dalam latihan militer di Selat Hormuz dan Teluk Oman. (*)

Stuxnet kembali serang Iran

Rabu, 26 Desember 2012 17:01 WIB | 2234 Views

Teheran (ANTARA News) - Badan Pertahanan Sipil Iran mengatakan pembangkit listrik dan industri lain di Iran kembali menjadi target serangan siber worm Stuxnet, demikian disebut Kantor Berita ISNA.

"Perusahaan pemasok listrik Bandar Abbas telah terkena serangan siber. Tapi, kami dapat mencegah penyebarluasan serangan itu tepat karena tepat waktu dan kerjasama dari para ahli komputer kami," kata Kepala Badan Pertahanan Sipil Provinsi Hormozgan, Ali Akbar Akhavan.

Akhavan mengatakan perusahaan listrik yang terletak di wilayah selatan Iran itu telah disusupi serangan siber.

Perusahaan listrik Bandar Abbas memasok kebutuhan listrik ke provinsi Hormozgan dan wilayah lain di sekitarnya yang berada di dekat selat Hormuz.

Iran, sejak 2010, seringkali menjadi sasaran serangan siber baik berupa malware ataupun worm dengan berbagai varian nama seperti Stuxnet, Flame, Duqu, Gauss, Mahdi, Wiper, ataupun Shamoon.

Iran menyebut AS dan Israel menjadi dalang pembuat serangan Stuxnet yang mengincar pembangkit-pembangkit listrik tenaga nuklir.

Selain Iran, Stuxnet juga menyerang negara-negara lain termasuk Indonesia yang pada Agustus 2010 tercatat 13.336 komputer terserang worm itu.

Anonymous mengancam lagi

Rabu, 2 Januari 2013 20:53 WIB | 1211 Views

(ANTARA News) - Kelompok peretas jaringan Internet global yang menyebut diri Anonymous mengklaim akan meneruskan aksi mereka pada 2013.

Dalam situs anonews.org, Anonymous menyebut serangannya ditujukan ke pemerintahan, organisasi, dan korporasi korup di seluruh dunia.

Mereka memajang pengumuman di halaman muka dengan kalimat "Tunggu Kami 2013" yang berlatar hitam.

Selain pengumuman itu Anonymous juga menempatkan video aksi mereka selama 2012 seperti kampanye-kampanye dan aksi peretasan ke sejumlah situs resmi otoritas AS dan perusahaan swasta.

Video itu juga menunjukkan kampanye Anonymous yang menentang kebijakan pemerintah Suriah menyusul  pemutusan hubungan Internet di negara mereka.

"Operasi yang ada di video itu hanyalah contoh, ada lebih banyak operasi di sana. Beberapa dari operasi itu masih berjalan seperti Operasi Suriah. Kami masih di sini," sebut Anonymous di bawah tayangan video mereka pada anonews.org.

Namun, sejumlah pihak meyakini serangan Anonymous tidak akan berdampak besar pada jaringan Internet global, termasuk perusahaan keamanan Internet, McAfee Labs.

 

Prediksi serangan siber 2013 versi Trend Micro

Kamis, 27 Desember 2012 22:08 WIB | 1461 Views

(ANTARA News) - Perusahaan penyedia layanan keamanan komputer dan jaringan, Trend Micro, meramalkan sejumlah serangan siber (online) yang akan terjadi sekaligus peningkatan serangannya di dunia pada 2013.

"Ramalan kami tentang serangan ke (perangkat bersistem operasi) Android meleset pada tahun lalu. Tapi pada 2013, kami meramalkan lebih dari satu juta malware akan menyerang Android," kata Manajer Pengembangan Bisnis Trend Micro Indonesia, Aulia Huriadi, di Jakarta, Kamis.

Aulia menyebut sisi keamanan sistem operasi baru Microsoft, Windows 8, masih terbatas hanya untuk pengguna individu atau konsumer dan belum menyasar pengguna korporat.

"Pelaku kejahatan siber terus menggunakan layanan komputasi awan yang sah seperti Dropbox, Pastebin, Google Docs, ataupun blog, Facebook, dan Twitter untuk mengirim script bagi serangan sebelumnya," kata Aulia.

Perkembangan perangkat digital yang semakin merambah ranah individu seperti televisi digital, menurut Aulia, membuka peluang ancaman ke lokasi-lokasi yang tidak terduga.

"Serangan siber dunia juga dengan motif politis akan lebih merusak, seperti Flame atau Stuxnet," kata Aulia.
Trend Micro juga meramalkan aturan hukum terkait pelaku kejahatan siber di berbagai negara akan efektif pada dua hingga tahun mendatang.

Jenis-jenis ancaman siber pada tahun depan pun, lanjut Aulia, akan semakin canggih yang tidak terbatas pada umpan (phishing) dengan worm ataupun pemakaian keylogger untuk mentransfer dana secara otomatis.

Aulia mengatakan Benua Afrika akan menjadi lokasi aman bagi para pelaku kejahatan siber, baik secara maya ataupun fisik, karena mempunyai pipa koneksi Internetnya mencapai lebih dari empat giga bit.
 

Saatnya pemerintah bentuk divisi perang siber

Rabu, 28 November 2012 20:14 WIB | 2059 Views

(ANTARA News) - Saatnya pemerintah membentuk divisi perang siber karena serangan dunia maya sifatnya terselubung tapi berdampak besar.

Hal itu dikemukakan Ketua Asosiasi Peguruan Tinggi Informatika dan Komputer Prof Richardus Eko Indrajit di Jakarta, Rabu.

"Ini fakta, serangan siber dan media sosial berhasil menggoyang negara-negara Timur Tengah. Sekarang perang bukan pakai senjata api tapi serangan siber," katanya ketika ketika menjadi pembicara di diskusi panel "Microsoft Goverment Solution Day : Menyongsong Indonesia 2025".

Eko mencontohkan, satu orang berbicara kepada dua orang, dua orang berbicara ke lima orang dan seterusnya."Semua terjadi dalam satu waktu dan mudah sekali menyebar. Akhirnya, pemerintah tidak akan bisa mencegah, jika tidak ada filternya."

Menurut Eko ada beberapa modus peretas asing jika ingin mengacaukan negara lain.

Pertama, mereka membobol laman-laman pemerintah atau bank dan mencuri data-data penting. Kedua, mereka membuat laman baru atau meretas laman yang sudah ada dan memasukkan data serta informasi yang salah. Hal itu akan menimbulkan fitnah dan para pembaca akan mudah terprovokasi.

Ketiga, peretas dapat melumpuhkan objek-objek vital negara seperti Bandara, kilang-kilang minyak, pelabuhan, stasiun dan sarana transportasi lainnya.

"Karena itu, tugas divisi kejahatan dunia maya yaitu menyaring laman-laman yang bermuatan fitnah dan berbahaya," katanya.

Lebih lanjut Eko mengemukakan pemerintah juga harus meningkatkan keamanan negara secara bertahap seperti pembangunan infrastruktur baru, pembelian peralatan dan paling terpenting peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) negara itu sendiri.

"Tidak ada negara lain yang bisa melindungi negara kita, selain kita sendiri," katanya.

 

Kelompok anti-Israel retas server badan atom PBB

Kamis, 29 November 2012 19:33 WIB | 2531 Views

(ANTARA News) - Badan atom Persatuan Bangsa-Bangsa, IAEA, mengakui bahwa salah satu server komputernya telah diretas oleh satu kelompok anti-Israel.

IAEA mengatakan, satu kelompok yang awalnya tidak diketahui, bernama Parastoo, telah mem-posting rincian kontak lebih dari 100 ahli nuklir di website kelompok itu.

Parastoo meminta para ahli nuklir yang berada dalam daftar itu untuk mendatangani petisi yang meminta penyelidikan IAEA terhadap program senjata nuklir Israel yang belum terungkap, menurut BBC dalam laporannya, Kamis.

IAEA sekarang sedang menyelidiki program nuklir kontroversial Iran.

Israel secara luas diyakini memiliki senjata nuklir namun tidak ada konfirmasi atau menolak hal itu di bawah kebijakan "ambiguitas strategis".

Juru bicara Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) Gill Tudor mengatakan bahwa IAEA "sangat menyesalkan publikasi informasi itu yang telah dicuri dari sebuah server lama".

Dia mengatakan, server telah ditutup beberapa waktu lalu dan para ahli telah berusaha menghilangkan "kemungkinan kerentanan" di dalamnya, bahkan sebelum server diretas.

"Tim tehnik dan keamanan IAEA terus menganalisis situasi dan melakukan segalanya yang mungkin untuk membantu memastikan tidak ada informasi lain yang rentan (telah dicuri)," katanya.

Arti lain Parastoo adalah Farsi, nama spesies burung walet dan sebuah nama untuk perempuan Iran.

Badan yang bermarkas di Viena itu mengatakan bahwa data yang dicuri menyangkut "rincian kontak terkait ahli-ahli yang bekerja dengan IAEA".

Nama-nama di dalamnya termasuk fisikawan universitas-universitas di Amerika Serikat, Inggris, Eropa dan Jepang serta peneliti di Badan Energi Atom Jepang, Laboratorium Nasional Los Alamos pemerintah AS dan Institut Riset Antariksa Rusia.

Seorang diplomat Barat dikutip kantor berita Reuters mengatakan, data yang dicuri diyakini tidak termasuk informasi yang berhubungan dengan pekerjaan rahasia yang dilakukan IAIE.

Israel, AS, dan negara-negara Barat lainnya menuduh Iran diam-diam berupaya mengembangkan senjata nuklir, tuduhan yang oleh Teheran dengan tegas dibantah.

Awal bulan ini, IAEA mengatakan bahwa Iran siap menggandakan produksi di fasilitas pengayaan uranium bawah tanah di Fordo.

Dalam sebuah laporan, badan itu mengatakan tidak bisa menyimpulkan bahwa semua bahan nuklir di Iran untuk kegiatan damai.

Server IAEA dijebol aktivis anti-Israel

Rabu, 28 November 2012 22:01 WIB | 1912 Views

(ANTARA News) - Kelompok anti-Israel meretas salah satu server badan atom PBB, IAEA, dengan tujuan minta agar organisasi itu untuk menyelidiki nuklir  Israel.

IAEA mengatakan kelompok aktivis Parastoo, yang tak pernah dikenal sebelumnya, memasang 100 nama pakar nuklir di website mereka.

Parastoo  meminta para pakar nuklir untuk menandatangani petisi agar IAEA mau melakukan investigasi terhadap Israel.

Israel diyakini berbagai kalangan memiliki senjata nuklir tapi negara Yahudi itu tidak pernah menyangkal ataupun membenarkan hal tersebut karena mereka punya kebijakan politik "ambiguitas strategis".

Juru bicara IAEA Gill Tudor mengatakan "sangat menyesalkan publikasi dari informasi curian yang berasal dari satu server lama."

Parastoo dalam bahasa Persia adalah suatu nama perempuan atau burung walet.

Beberapa nama ahli fisika dari Universitas di Inggris, Eropa dan Jepang juga masuk ke dalam daftar tersebut. Ada pula nama-nama asal Rusia dan Amerika Serikat diminta membubuhkan dukungannya.

IAEA sedang melakukan investigasi terhadap program nuklir Iran  yang kontroversial.

Dalam laporan IAEA disebutkan mereka tidak dapat menyimpulkan bahwa semua bahan nuklir Iran digunakan untuk tujuan damai. 

Iran War Scenario

10 Cara Menyerang Iran Bisa Hancurkan Amerika Serikatdiposting oleh Alexander HigginsDengan segala cara dan setiap akhir mungkin Pentagon telah menjalankan perang mereka simulasi permainan. Israel telah menyebarkan Iron Dome mereka pertahanan rudal. Petinggi militer telah memberikan jaminan mereka bahwa angkatan laut membangun di Teluk Persia adalah benar-benar yakin untuk mengimbangi ancaman Angkatan Laut Iran dan tambang yang dikerahkan ke Selat Hormuz. AS dan sekutunya telah berhenti mengimpor minyak Iran dan telah diberi jaminan penuh oleh Arab Saudi mereka akan menebus hilangnya minyak Iran. Rencana pemogokan telah dikerahkan ke puluhan pangkalan militer Iran sekitarnya. Ratusan rudal Tomahawk telah diberi target infrastruktur dan sekali mereka memukul pertahanan Iran akan dinonaktifkan. Ribuan drone Spy telah dikerahkan dan memantau setiap inci dari tanah Iran secara real-time. Bomber Stealth telah diberikan rencana penerbangan mereka dengan 52-B untuk mengikuti. Media adalah tempat untuk melaporkan. Panggung diatur dan semua sistem yang go.Serangan bendera palsu pada diperlukan karena sekutu NATO tidak percaya klaim AS bahwa serangan pendahuluan diperlukan setelah intelijen Barat terletak di WMD di Irak. Pemicunya ditarik dan seluruh dunia meyakini bahwa Iran hanya menyerang Israel. Amerika Serikat dan NATO dipaksa untuk membela Israel. Mereka memulai serangan mereka cermat direncanakan percaya ladang minyak Iran akan berada di bawah kendali mereka dalam waktu kurang dari 24 jam dan Teheran akan dipecat dalam waktu 48 jam.



itu rencananya, tetapi sedikit yang mereka tahu bahwa itu adalah Amerika yang akan jatuh dan ini adalah bagaimana hal itu terjadi.

1) Iran Cracked AS Teknologi StealthSelama membangun hingga perang Amerika Serikat menegaskan dalam kampanye mereka propaganda perang yang terkuat aset pencegahan nuklir mereka adalah siluman dan pembom konvensional. Ketika keputusan dibuat untuk meluncurkan serangan terhadap Iran aset pertama yang dikerahkan adalah siluman pengebom dari Whiteman, Mo, Maxwell Ala, dan Barksdale, La Amerika Serikat sepenuhnya yakin pembom siluman mereka akan mendekati target mereka tidak terdeteksi. Rencananya adalah pembom siluman akan melepaskan muatan mereka sehingga bom akan menyerang target mereka pada saat yang sama rudal Tomahawk ditembakkan dari kapal perang yang terletak di Teluk Persia mencapai target mereka.Satu-satunya masalah adalah bahwa setelah Iran diambil seorang siluman jatuh drone Iran memperingatkan AS mereka retak teknologi siluman dan bisa melacak pembom siluman di radar mereka. AS arogan pejabat militer meskipun itu semua hanya aksi propaganda. Tapi itu tidak dan segera setelah AS melancarkan pembom siluman mereka untuk menyerang, Iran sepenuhnya menyadari serangan itu datang dalam beberapa jam. Ini adalah awal dari akhir ... untuk Amerika Serikat.

 Sama seperti radar memungkinkan sekutu untuk mengambil tanpa pandang bulu pembom Jerman selama Perang Dunia II situasi sekarang terbalik. AS tidak tahu, tapi pembom mereka duduk bebek untuk sistem anti-pesawat Iran yang telah melacak mereka di Teluk sejak mereka berangkat.

2) Iran Cracked US Drone Transmisi dan Rudal Penargetan TeknologiSama seperti Iran memperingatkan Amerika Serikat mereka retak teknologi drone mereka, Iran juga memperingatkan bahwa retak teknologi drone rahasia. Meskipun Iran menegaskan mereka mampu memecahkan metode enkripsi data pada pesawat siluman mereka pulih dengan mengumumkan rencana penerbangan pada pesawat mengungkapkan itu digunakan untuk terbang di atas kompleks Bin Laden dua pekan sebelum pembunuhan serangan militer AS komandan dulunya lagi arogan.Petinggi militer meyakinkan pemimpin sipil di Amerika Serikat bahwa pengambilan data itu tidak penting karena data hanya disimpan pada pesawat menggunakan enkripsi yang sangat lemah. Apa yang mereka menolak untuk mengakui adalah bahwa insinyur Iran bisa membalikkan insinyur teknologi komunikasi elektronik yang digunakan oleh pesawat tak berawak untuk berkomunikasi dengan satelit militer AS. Namun, itulah yang terjadi dan tidak hanya Iran mencapai kemampuan untuk mencegat transmisi tersebut tetapi mereka juga mencapai kemampuan untuk mengirim sinyal mereka sendiri kontrol ke Amerika Serikat berteknologi tinggi sistem senjata.Sebagai pembom siluman mendekati target mereka di Iran, Amerika Serikat menembakkan rudal Tomahawk mereka dengan harapan bahwa ratusan situs infrastruktur penting di Iran akan hancur dalam beberapa saat. Kecuali segera setelah rudal berada di udara, Iran mengesampingkan koordinat pada rudal Tomahawk dan diarahkan kepada sasaran baru.


3) Sebuah Barrage Dari Serangan EMP Dan Rudal Lap Israel Dan Basis Militer AS Off PetaAmerika Serikat, Israel dan Turki sepenuhnya yakin bahwa sistem Iron Dome Pertahanan Rudal akan mampu melindungi target penting dari ratusan ribu rudal Iran, kecuali mereka tidak mengandalkan satu hal. Segera setelah Iran terdeteksi pembom siluman yang datang dalam jangkauan mereka mengeluarkan gelombang pertama dalam serangkaian ratusan ribu rudal yang akan segera menyalakan langit malam di Timur Tengah dengan kebakaran yang mirip adegan dari neraka.Tel Aviv-Israel adalah target pertama didekati oleh gelombang pertama atau rudal Iran. Dengan Israel Iron kubah sistem pertahanan rudal di Israel siap menembakkan rudal pertahanan mereka dan dirayakan dalam sukacita sebagai menyaksikan rudal Iran yang baru saja melaju melalui udara pada kecepatan hipersonik berubah menjadi bola api besar dan cahaya langit malam.Tapi sukacita dengan cepat berubah menjadi panik sebagai bola api menghilang dari langit dan mereka melihat bahwa segala sesuatu telah berubah gelap gulita untuk sejauh mata memandang. Iran tahu benar bahwa rudal mereka tidak bisa menembus rudal barat itu sistem pertahanan sehingga mereka merancang skema cerdas untuk tidak hanya mengambil sistem pertahanan, namun untuk mengambil jaringan listrik dan semua peralatan elektronik di lokasi adalah sistem pertahanan rudal itu terletak.
 Iran bersenjata gelombang pertama mereka rudal dengan hulu ledak EMP dirancang untuk melepaskan gelombang kejut dahsyat yang menghancurkan semua elektronik segera setelah mereka ditembak jatuh oleh sistem pertahanan rudal. Sebagai gelap ibukota negara dalam milidetik militer menyadari bahwa Pulse elektromagnetik baru saja mengambil segalanya offline dan menyadari bahwa kota itu akan berkurang puing-puing hanya dalam hitungan saat sebagai rudal lebih berteriak melalui langit menuju Tel-Aviv.Segera hasilnya akan diulang di kota-kota Israel lainnya, pangkalan NATO di Turki, dan pada cenderung puluhan pangkalan militer AS lainnya yang mengelilingi Iran. Seperti setiap lokasi diambil secara offline kehancuran sistem komunikasi mereka mencegah mereka dari mendapatkan kata untuk dunia luar tentang apa yang terjadi. Pada saat yang sama angkatan laut Iran menembakkan rudal dari kapal perang mereka yang terletak di Laut Mediterania di berbagai aset strategis Barat.

4) Silo Torpedo Underwater Take Out Angkatan Laut AS Dan Iran Menutup Down The Lurus Of Hormuz.Amerika Serikat telah menyiapkan angkatan laut mereka membangun di Timur Tengah berdasarkan pada asumsi bahwa ancaman terbesar mereka akan hadapi adalah tambang yang dikerahkan untuk menutup Selat Hormuz dan kapal perang Iran yang mencoba untuk melindungi mereka tambang.AS berencana fakta bahwa Iran telah siap untuk menutup Selat Hormuz cara lain. Menyadari mereka tidak bisa menyamai Amerika Serikat Naval listrik dan rudal darat yang berbasis mudah dapat ditargetkan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat Iran telah diam-diam telah menghabiskan bertahun-tahun menggali terowongan besar dan pangkalan bawah tanah. Sebagai bagian dari operasi ini Iran menggali serangkaian terowongan yang mengarah ke silo bawah air sepanjang pantai mereka dari mana mereka dapat melepaskan tambang dan api torpedo tanpa terdeteksi.Seperti Iran memerintah ratusan ribu jatuh rudal di lokasi sekitar Timur Tengah mereka juga mengeluarkan US Navy membangun di Teluk Persia dengan menembakkan torpedo dari silo bawah air mereka sebagai komandan militer AS yang tercengang ke mana torpedo berasal. Berbeda dengan serangan rudal EMP, kata serangan ini mencapai kembali ke tanah air. Setelah ancaman angkatan laut dinetralkan Iran mengerahkan ribuan ranjau laut ke Teluk dan menutup dari Hormuz lurus.

  
5) Iran Membawa Out Pipa Minyak Saudi dan Tumpukan Stock.
Segera setelah kata mencapai tanah air bahwa Iran memiliki shutdown Selat Hormuz panik global memukul pasar keuangan global dan harga minyak meroket lebih dari $ 400 barel. Tapi itu hanya awal sebagai laporan segera datang bahwa di antara infrastruktur penting dihancurkan oleh Iran fasilitas termasuk produksi minyak utama di Arab Saudi di mana Arab Saudi telah ditimbun minyak dalam persiapan dari serangan terhadap Iran. Bahkan lebih dahsyat adalah berita bahwa mereka stock pile tidak akan diganti karena Iran mengeluarkan pipa minyak Saudi dan beberapa lokasi pengeboran. Segera setelah hiperinflasi besar hits pasar dan dolar menjadi hampir tidak berharga sebagai negara di seluruh dunia menyadari bahwa 2/3 dari pasokan minyak dunia baru saja dihapus dari persamaan dan peradaban modern berada di kereta barang menuju dinding bata.
Sipil global kerusuhan dan darurat militer diikuti sebagai massa menyadari bahwa sisa 1/3 dari minyak dunia akan dihentikan oleh militer di dunia untuk menjaga mesin perang mereka hidup.


6) Sebuah Armada dari Trojan Horses Hari Modern
Dari hal-hal mereka baru saja lebih buruk. Dalam mempersiapkan untuk perang Iran dikerahkan armada modern kuda Trojan dalam berbagai macam ukuran. Sebagai permulaan mereka diam-diam mengerahkan jaringan perusahaan minyak dan pengiriman kargo di seluruh dunia. Ratusan kapal tanker minyak di mana diam-diam dilengkapi dengan bahan peledak dan detonator dikendalikan satelit. Segera tanker besar penuh minyak berlabuh di pelabuhan Barat di seluruh dunia meledak mengambil pelabuhan utama yang dibutuhkan untuk memasok jalur pasokan komersial dan militer.
Tank pengiriman lainnya diam-diam telah dilengkapi dengan senjata dan mulai menghancurkan kapal kargo di laut lepas di seluruh dunia. Bahkan lebih menakutkan adalah lapisan rahasia bawah 55 galon drum dengan bahan peledak dan detonator. Pada saat perang telah pecah drum ledakan penuh minyak telah menjamur di seluruh dunia. Ketika Iran akhirnya menarik puluhan dipicu ribu pabrik, gudang dan stok di seluruh dunia naik di awan asap.


7) Virus Hotel Super Sleeping Apakah Dipicu Dalam Gelombang Pertama Dari Serangan Cyber ​​Kiamat.
Amerika Serikat dan Israel terinfeksi sistem komputer di seluruh dunia dengan virus Stuxnet sekarang terkenal. Hacker Anonim Rombongan sejak bocor online source code. Iran telah rekayasa terbalik virus dan telah ditulis ulang kode mengubah parameter sehingga ditargetkan infrastruktur Amerika Serikat dan negara-negara maju lainnya, bukan Iran. Setelah serangan terhadap Iran diluncurkan Iran diaktifkan tidur baru mereka virus super dan peringatan berulang kali dari AS bahwa hacker bisa mengambil secara offline AS jaringan listrik dan mengirim kembali AS ke zaman batu menjadi kenyataan
Segera setelah mengaktifkan Stuxnet 2.0, Iran meluncurkan serangkaian cybersecurity eksploitasi badan intelijen mereka telah ditemukan melalui bertahun-tahun penelitian, tetapi telah dirahasiakan. Tapi serangan AS terhadap Iran mengubah segalanya dan alat-alat keamanan cybersecurity serangan sudah dikemas dengan ada eksploitasi infrastruktur kritis menjadi supercharged. Dalam beberapa jam jaringan global dari ratusan ribu hacker mengambil pembangkit listrik tenaga nuklir, jaringan listrik AS keseluruhan, sistem kontrol lalu lintas udara, Satelit AS dan sistem kebanyakan seluruh diambil untuk diberikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Serangan segera komputer zombie scripted seluruh dunia bergabung dalam pada rentetan non stop dari serangan cyber. Amerika Serikat tidak memiliki kesempatan.


8) Agen Sleeper Luncurkan Sebuah Perang Seiring AS Mexico PerbatasanMenurut Kongres AS, mengutip para pejabat intelijen AS, Iran telah menyiapkan jaringan penyelundupan senjata yang rumit dalam Meksiko dan telah digunakan Hizbullah menyusup ke Kartel Narkoba Meksiko. Setelah Amerika Serikat menyerang Iran agen ini cepat melancarkan serangan di sepanjang perbatasan Meksiko. Kartel lebih dari senang untuk memberikan prajurit untuk perang karena ketidakstabilan berarti lebih banyak obat yang masuk ke Amerika Serikat dan lebih banyak keuntungan.
Segera jaringan canggih dari narcotunnels Hizbullah di sepanjang perbatasan digunakan untuk mengobarkan serangan terhadap penegakan hukum beberapa AS dan badan-badan kontrol sipil. Kekacauan yang dihasilkan juga melemahkan lembaga dalam memerangi kartel Meksiko dengan bantuan dari AS. Segera penghancuran berbagai sasaran di sepanjang perbatasan membawa seluruh area di bawah kendali kartel narkoba dan agen Hizbullah Iran dan perbatasan AS seluruh Meksiko berubah menjadi zona perang yang tidak terkendali.


9) Muslim Dan Serangan Upah Aktivis Seluruh Dunia Terhadap AS Dan Sekutu ItsMuslim dan anti-perang aktivis marah oleh pembunuhan jutaan orang oleh AS dan sekutunya selama beberapa dekade terakhir keluar berlaku sebagai reaksi terhadap serangan terhadap Iran. Di Amerika Serikat kerusuhan sipil besar-besaran meletus akibat inflasi hiper mengikuti harga minyak meroket meningkat menjadi aktivis dan Muslim meluncurkan kampanye semua keluar dari serangan. Ekstrimis simpatik dengan Iran, Palestina dan negara-negara Islam lainnya yang telah ditargetkan oleh AS dalam perang melawan teror bergabung dan mulai menyerang infrastruktur sipil kunci.
Rel kereta api, stasiun kereta api dan target massa lainnya transportasi hit menghasilkan pukulan menghancurkan kapitalisme Amerika. Di Amerika Serikat dan di seluruh dunia jembatan strategis, jalan raya dan tempat umum sangat padat dibawa keluar dengan bom untuk menyerang ketakutan di kalangan damai. Serangan yang lebih canggih dengan menggunakan alat-alat seperti laser cutting yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi untuk melemahkan dan menghancurkan jembatan dan infrastruktur lainnya yang mulai misterius gagal tiba-tiba. Pemerintah spy kamera dan perangkat lainnya dihancurkan. Pipa minyak Alaska, kilang minyak dipecat dan dijarah, truk mengangkut gas dan minyak yang dibajak dan target energi lainnya yang terkena. Serangan serupa terjadi di kota-kota di seluruh dunia yang bersekutu dengan Amerika Serikat dan NATO.


10) Perang Dunia III DimulaiRusia, Cina, India dan negara-negara lainnya telah mendorong melampaui titik didihnya untuk waktu yang lama oleh Amerika Serikat bullying dan imperialisme. Dominasi total spektrum dari militer Amerika Serikat adalah satu-satunya hal yang membuat koalisi ini tidur semi-super kekuatan dari pemersatu dan menempatkan Amerika Serikat dalam tempatnya. AS pikir mereka akan memecat Iran dalam waktu kurang dari seminggu dan dunia akan terus seperti itu sebelum serangan.
Sebagai buntut berdarah serangan, dunia yang tersisa terpesona pada seberapa baik Iran dimentahkan serangan. Setelah menyaksikan cedera melemahkan Iran menyebabkan AS bau darah keluar dari mangsa terluka berbalik China, Rusia dan India menjadi penjara tanpa henti .. Ratusan ribu agen tidur Rusia dan Cina di Amerika Serikat telah diaktifkan. Orang Cina memicu switch membunuh mereka dibangun ke semua komputer AS sipil dan militer dan perangkat elektronik dan militer AS dengan cepat menyadari bahwa mereka harus telah mengambil mereka di AS dibuat hanya mandat lebih serius. Munculnya globalisme dan seluk-beluk pasar keuangan global adalah satu tumit Achilles. China merilis mereka mace pembunuh melancarkan serangan terhadap pangkalan militer AS dan aset angkatan laut di Pasifik dalam hitungan jam.
Rusia mengikuti trik Iran dan menembakkan rudal EMP bersenjata di NATO sistem pertahanan rudal dan membuat mereka tak berguna. Rusia Angkatan Darat dikerahkan dan Angkatan Udara untuk menyerang sasaran di Eropa Timur dan Afghanistan saat mereka bergabung dengan China dalam meluncurkan kampanye serangan cyber dan menghancurkan satelit AS. Dengan program luar angkasa AS keluar dari komisi dominasi spektrum penuh dari militer AS pernah berakhir sekali dan untuk semua waktu. Ini semua selama hari-hari awal Perang Dunia III, sebelum Cina menemukan Stuxnet 3.0 yang bisa menginfeksi elektronik dengan perjalanan melalui gelombang udara. Segera hacker membalikkan direkayasa virus dan menggunakannya untuk diri meledakkan setiap rudal nuklir di dunia.
 

Selasa, 01 Januari 2013

Perang Baru Mid East

Warning Armageddon !! Perang besar baru di timur tengah dimulai..Iran vs Israel dkk

setelah beberapa minggu lalu timur tengah panas dengan pernyataan presiden turki untuk mengatakan siap perang terhadap israel...skrang Iran yang menyatakan siap perang terhadap israel dan sekutunya...pernyataan Iran ini terkait dari ancaman Israel yang sedang mengajak negara sekutunya untuk menyerang Iran dalam waktu dekat ini...Rusia dan China sudah merayu agar perang ini tidak terjadi karena dampaknya akan sangat besar oleh negara2 diseluruh dunia...target serang sekutu kali ini bukan negara kecil yang alutsistanya juga kecil tapi adalah Iran..salah satu negara yang memiliki militer terkuat di timur tengah...Bila serangan ini terjadi bahaya Worl War III segera dimulai...
Bila perang ini benar-benar terjadi maka kita akan melihat rudal-rudal segede gaban yang berterbangan di di atas langit timur tengah...inilah yang disebut dengan perang teknologi tercanggih abad ini...
Siapakah yang akan menjadi sekutu iran???
akankah pasukan hamas melakukan serangan balasan terhadap israel dari utara dan pasukan hizbullah melakukan serangan balasan terahadap israel dari selatan karena segera mengusik Timur Tengah???
kita tunggu aja kelanjutan beritanya....
bila WWIII terjadi..negara kita Indonesia pasti terkena dampaknya..akan terjadi kerusuhan dimana-mana karena masalah ini dan masalah intern dalam negri...tidak mustahil kejadian mei 98 bisa kembali terulang bahkan bisa lebih parah lagi....ywdah simak artikel2 berikut

Israel Bersiap Serang Iran
Minggu, 06 November 2011 | 17:09 WIB


TEMPO Interaktif, Presiden Israel Shimon Peres mengungkapkan rencana Israel dan negara sekutunya untuk menyerang Iran. Rencana itu disampaikan Peres kepada saluran televisi swasta di negara itu. "Kami harus bekerja sama dengan negara-negara untuk menjamin kalau mereka (Iran,red) memelihara komitmen mereka. Ini harus dilakukan karena ada daftar panjang opsi-opsi," kata Peres, Sabtu, 5 November 2011.

Sebelumnya, media Israel melaporkan kalau badan intelijen dari berbagai negara telah mengawasi Iran dengan cermat. "Intelijen mendesak para pemimpin mereka memperingatkan bahwa Iran akan memiliki senjata nuklir," kata laporan media Israel. Kamis lalu, Israel telah menyelesaikan latihan pertahanan sipil besar-besaran di daerah Tel Aviv. Latihan itu bertujuan mensimulasi satu tanggapan serangan-serangan rudal konvensional dan non-konvensional. Termasuk telah melakukan uji coba rudal balistik.

Seperti dikutip Sidney Morning Herald, Rabu lalu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Ehud Barak berusaha menggalang dukungan kabinetnya untuk segera memutuskan serangan ke Iran. Keputusan resmi itu baru akan diambil Selasa atau Rabu pekan ini. Termasuk kemungkinan melancarkan rudal dan pemakaian radioaktif dalam rudal mereka.

Haretz, koran terkemuka Israel, dalam satu jajak pendapatnya menyatakan opini publik Israel terbelah soal serangan-serangan terhadap fasilitas-fasilitas nuklir. Sekitar 41 persen mendukung, 39 persen menentang, dan 20 persen tidak memberikan keputusan.
http://www.tempointeraktif.com/hg/ti...365118,id.html


Haaretz Israel melakukan uji-tembak sebuah sistem pendorong roket dari pangkalan militer Palmachim, Rabu (2/11/2011). Kementerian Pertahanan Israel mengatakan, uji-tembak rudal itu merupakan rencanakan lama dan telah dilakukan sesuai jadwal.

 
Berang, Iran Pun Siap Berperang
Selasa, 08 November 2011 | 03:45 WIB

TEMPO Interaktif:TEHERAN: -- Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi menegaskan, pernyataan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) bahwa Iran sedang membuat model-model komputer sebuah hulu ledak nuklir merupakan klaim-klaim palsu. "Biarkan mereka melansir laporan tersebut, dan kita lihat nanti," ujar Salehi, yang merupakan bekas pejabat senior urusan nuklir itu.

Salehi berkeyakinan, laporan yang disebut-sebut IAEA didapat dari hasil pengamatan intelijen itu seribu persen bermotif politik. "Saya yakin dokumen itu sangat lemah dari sisi keasliannya," ujar Salehi sebagaimana dilansir kantor berita semi resmi Iran, Mehr. "IAEA berada di bawah tekanan negara-negara adidaya."

Iran telah berulang kali membantah ambisi membangun persenjataan nuklir dan menegaskan bahwa nuklir digunakan negeri itu untuk pembangkit listrik dan tujuan damai lainnya. Karena itu, Salehi mengatakan negerinya siap menghadapi semua kemungkinan terburuk. "Lebih baik langsung menghadapi bahaya daripada selalu dalam bahaya," ucapnya.

IAEA kemarin menyatakan bakal segera merilis laporan intelijen seputar aktivitas nuklir Iran dalam pekan ini. Mengutip sejumlah sumber diplomat, koran Inggris, The Telegraph, menyebut Ketua IAEA Yukiya Amano memaparkan dokumen setebal 12 halaman dan laporan tahunan terbaru tentang aktivitas program nuklir Iran yang mengarah pada pengayaan uranium.

Adapun menurut bekas pejabat IAEA David Albright langkah-langkah Iran itu termasuk mendapat disain dan uji coba sebuah kapsul peledak untuk memicu ledakan nuklir. Harian The New York Times melaporkan, para pejabat yang mengetahui laporan intelijen itu mengatakan Iran memiliki sebuah fasilitas yang diyakini dipakai untuk menguji coba alat tersebut.

Karena itu, Presiden Israel Shimon Peres pada Sabtu malam lalu mengatakan kemungkinan besar Israel dan negara-negara lainnya akan menyerang Iran. "Kita harus mulai bekerja sama dengan negara-negara ini untuk menjamin bahwa mereka memelihara komitmen-komitmen mereka," kata Peres.
http://www.tempointeraktif.com/hg/ti...365381,id.html

Rusia: Israel Serang Iran Kesalahan Besar
Selasa, 08 Nopember 2011 01:07 WIB

Rusia: Israel Serang Iran Kesalahan Besar WartaNews-Moskow - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menegaskan bahwa aksi militer terhadap Iran akan menjadi "kesalahan besar dengan konsekuensi yang tak terduga." Langkah diplomasi adalah satu-satunya yang harus ditempuh terkait penyelesaikan nuklir Iran, bukan agresi militer, menurut Lavrov seperti dkutip kantor berita Prancis.

Ini bukan pertama kalinya Israel mengancam untuk menyerang Iran, kata Lavrov. Menlu Rusia juga menekankan perlunya melanjutkan pembicaraan antara Iran dan enam kekuatan dunia (G6). Badan Energi Internasional (IAEA) berencana menerbitkan laporan "yang akan memberikan bukti baru mengenai upaya Iran mengembangkan senjata nuklir.
http://www.wartanews.com/read/Intern...esalahan-Besar


Diam-Diam Inggris Tengah Bersiap Serang Fasilitas Nuklir Iran
Kamis, 03 November 2011 08:34 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Inggris tengah meningkatkan persiapan untuk serangan militer terhadap Iran, surat kabar The Guardian melaporkan pada hari Rabu. Menurut laporan itu, Inggris semakin khawatir mengenai program nuklir Tehran, dan sedang mempersiapkan untuk menggunakan kapal Angkatan Laut mereka dalam beberapa bulan mendatang untuk membantu serangan Amerika Serikat pada fasilitas kunci di Iran.

Link: http://www.republika.co.id/berita/in...as-nuklir-iran

Inggris: Israel Akan Serang Iran Bulan Depan
TEMPO Interaktif, London - Kepala Intelijen Inggris memperingatkan bahwa Israel akan melancarkan aksi militer untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir sekitar Natal.

Sebuah laporan pengawas PBB tentang ambisi nuklir Iran telahmendiskreditkan Iran yang mengaku tak bersalah, menurut Menteri Luar Negeri Inggris William Hague.

Badan Energi Atom Internasional menemukan bahwa Iran sedang mengembangkan fasilitas uji coba nuklir, detonator nuklir, dan program komputer untuk hulu ledak nuklir yang cocok dengan rudal yang ada.

Sumber-sumber mengatakan pemahaman pejabat pemerintah Inggris adalah bahwa Israel akan berusaha untuk menyerang situs nuklir itu secepatnya dengan dukungan logistik dari Amerika Serikat.

Seorang tokoh senior Kementerian Luar Negeri Inggris mengungkapkan bahwa menteri telah diberitahu untuk mengantisipasi aksi militer Israel. "Kami memperkirakan terjadi sekitar Natal atau awal tahun depan," tambahnya.

Para pejabat Inggris percaya Presiden Barack Obama akan mendukung Israel atau menghadapi risiko kehilangan dukungan Yahudi-Amerika dalam pemilihan presiden berikutnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, sumber Kementerian Pertahanan membenarkan bahwa rencana kontinjensi telah dibuat dalam hal Inggris memutuskan untuk mendukung aksi militer.

Tapi sumber itu mengesampingkan dukungan Inggris langsung. "Tentu saja kami tidak mendukung pengembangan bom Iran, namun apakah kami mengira mereka akan menggunakannya, tidak," ujarnya.

"Kekhawatiran lebih besar adalah tidak mungkin untuk menghentikan Arab Saudi dan Turki untuk mengembangkan senjata mereka sendiri."

Hague mengatakan akan mendorong lebih banyak sanksi terhadap Teheran ketika komite IAEA bertemu akhir bulan ini.

Sementara itu, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad bersumpah tidak akan mundur sedikit pun dari program nuklirnya

berita bulan lalu..mungkin karena mereka udah tau kalau perang akan datang kali yah..makanya banyak yang udah siap2 perang...
terus juga ada beritanya kalau perdana menteri rusia vladimir putin berencana membentuk new uni sovyet dengan negara2 pecahan sovyet dulu...
belon lagi rusia yang udah 17kali ngetest rudal nuklir terbaru mereka bulava yang udah sukses...kayaknya mereka sudah siap kalau WWIII bakal datang..

Iran, Rusia, China Bangun Sistem Pertahananan Rudal Bersama

 

 Berbagai sumber inteligen, terutama di Iran, mengungkapkan bahwa Iran bersama-sama dengan Cina dan Rusia kini tengah mengkaji pembangunan sistem pertahanan rudal bersama sebagai tandingan atas pembangunan sistem sejenis oleh Amerika dan NATO.

Sebagaimana dilansir oleh media massa Iran, "Kayhan", minggu lalu, sumber informasi tersebut menyebutkan alasan yang mendasari pemikiran pembangunan sistem pertahanan rudal bersama Iran-Cina-Rusia. Ketiga negara menyimpulkan pembangunan sistem pertahanan rudal Amerika dan NATO di Eropa Timur dan Turki serta rencana mengembangkan sistem sejenis di Korea dan Jepang merupakan ancaman langsung terhadap Cina dan Rusia meski para pejabat Amerika dan NATO menyatakan pembangunan itu ditujukan kepada Iran dan Korea Utara.

Cina adalah negara terakhir blok Iran-Rusia-Cina yang menyadari ancaman tersebut setelah Amerika merencanakan pembangunan sitem pertahanan rudal di Korea dan Jepang. Para analis Rusia dan Iran telah lebih dahulu menyadari ancaman tersebut, diekspresikan dalam kunjungan Menhan Rusia Nikolai Patrushev ke Iran baru-baru ini.




Sumber:
"Iran, Russia, China Mulling Joint Missile Sheild"; Tehran Times; 25 September 2011


Russia dan China Peringatkan AS soal Iran
LONDON, KOMPAS.com — Rusia dan China menyatakan kekhawatirannya atas kemungkinan serangan militer Amerika Serikat terhadap Iran terkait program nuklir negara republik Islam itu.

Minggu ini, Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) menerbitkan sebuah laporan yang memberatkan yang menyatakan ada "bukti kuat" Iran secara diam-diam membangun gudang hulu ledak nuklir. Laporan terbaru itu menunjukkan, Iran bahkan bisa menjadi "negara nuklir" dalam beberapa bulan.

Perkembangan program senjata nuklir Iran itu akan meningkatkan kemungkinan AS melakukan tindakan pre-emptive terhadap Iran. Pekan lalu, sebelum laporan IAEA muncul, para pejabat penting Israel dilaporkan sedang mengupayakan meloloskan rencana serangan militer ke Iran. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan sedang melakukan agitasi untuk melakukan serangan udara terhadap fasilitas-fasilitas nuklir Iran.

Namun, Iran mengancam akan membalas setiap serangan dengan memblokade Selat Hormuz sehingga akan memotong 40 persen dari pasokan minyak dunia.

Menteri Lar Negeri Rusia Sergei Lavrov, Senin (7/11/2011), menjadi orang terakhir yang mengecam setiap rencana aksi militer terhadap Iran. Ia mengatakan, hal itu akan menjadi "kesalahan yang sangat serius dengan konsekuensi tak terduga." Lavrov menambahkan, "Satu-satunya jalan untuk menghilangkan kekhawatiran adalah menciptakan setiap kondisi yang memungkinkan "untuk melanjutkan pembicaraan antara Iran dan enam kekuatan dunia yang terhenti sejak Desember lalu".

China juga menyatakan keprihatinannya tentang rencana serangan militer terhadap Iran. Namun, China mendesak Teheran untuk tidak konfrontatif dengan IAEA.

Moskwa dan Beijing telah mengisyaratkan kekhawatiran bahwa laporan tersebut akan menyudutkan Iran dan meredupkan setiap kesempatan diplomasi untuk menyelesaikan sengketa itu yang berpotensi memicu konflik lebih luas di Timur Tengah. "Rusia pada khususnya telah melakukan lobi cukup intensif," kata seorang diplomat senior Barat.

Presiden Israel Shimon Peres telah menyatakan tekad untuk melancarkan serangan militer terhadap Iran. "Kemungkinan sebuah serangan militer terhadap Iran sekarang semakin dekat untuk dilaksanakan ketimbang penerapan opsi diplomatik," katanya akhir pekan lalu.

"Saya memperkirakan badan-badan intelijen semua negara sedang melihat jam berdentang, memperingatkan para pemimpin bahwa tidak banyak waktu yang tersisa," ujar Peres.

Calon presiden AS dari Partai Republik, Rick Perry, pekan lalu juga bersuara mendukung serangan udara Israel terhadap Iran. Gubernur Texas itu mengatakan, ia akan mendukung Israel dalam hal itu jika ada bukti bahwa Teheran semakin dekat memiliki senjata nuklir.



sumber

peta kekuatan IRAN VS ISRAEL

jika perang benar terjadi..maka kita akan melihat alat2 tempur ini beraksi dan berterbangan di atas langit timteng...moga ga ada yang nyasar ampe sini dah..
 

 peta kekuatan Israel

Inggris: Israel Akan Serang Iran Bulan Depan
TEMPO Interaktif, London - Kepala Intelijen Inggris memperingatkan bahwa Israel akan melancarkan aksi militer untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir sekitar Natal.

Sebuah laporan pengawas PBB tentang ambisi nuklir Iran telahmendiskreditkan Iran yang mengaku tak bersalah, menurut Menteri Luar Negeri Inggris William Hague.

Badan Energi Atom Internasional menemukan bahwa Iran sedang mengembangkan fasilitas uji coba nuklir, detonator nuklir, dan program komputer untuk hulu ledak nuklir yang cocok dengan rudal yang ada.

Sumber-sumber mengatakan pemahaman pejabat pemerintah Inggris adalah bahwa Israel akan berusaha untuk menyerang situs nuklir itu secepatnya dengan dukungan logistik dari Amerika Serikat.

Seorang tokoh senior Kementerian Luar Negeri Inggris mengungkapkan bahwa menteri telah diberitahu untuk mengantisipasi aksi militer Israel. "Kami memperkirakan terjadi sekitar Natal atau awal tahun depan," tambahnya.

Para pejabat Inggris percaya Presiden Barack Obama akan mendukung Israel atau menghadapi risiko kehilangan dukungan Yahudi-Amerika dalam pemilihan presiden berikutnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, sumber Kementerian Pertahanan membenarkan bahwa rencana kontinjensi telah dibuat dalam hal Inggris memutuskan untuk mendukung aksi militer.

Tapi sumber itu mengesampingkan dukungan Inggris langsung. "Tentu saja kami tidak mendukung pengembangan bom Iran, namun apakah kami mengira mereka akan menggunakannya, tidak," ujarnya.

"Kekhawatiran lebih besar adalah tidak mungkin untuk menghentikan Arab Saudi dan Turki untuk mengembangkan senjata mereka sendiri."

Hague mengatakan akan mendorong lebih banyak sanksi terhadap Teheran ketika komite IAEA bertemu akhir bulan ini.

Sementara itu, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad bersumpah tidak akan mundur sedikit pun dari program nuklirnya